5 Tips Memilih Saham Untuk Jangka Panjang

Berinvestasi adalah salah satu peluang untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan yang di dapat juga bisa kalian terima baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Hal ini tergantung dari kalian yang mau menentukan jangka waktu dalam berinvestasi.

Pilihan investasinya juga beragam, salah satunya saham. Saham sendiri adalah bukti kepemilikan suatu asset perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan serta kekayaan perseroan. Kalau kalian mau beli saham di Indonesia, kalian bisa beli lewat Bursa Efek Indonesia.

Tetapi, sebelum membeli saham, apalagi bagi kalian yang ingin menjadikannya sebagai investasi, sebaiknya perhatikan dulu factor – factor pendukungnya. Untuk di analisa, apalagi saat mau membeli saham untuk investasi jangka panjang. Lalu, apa saja sih yang harus di perhatikan? Yuk simak.

1.ROE Tinggi

Return On Equity atau ROE merupakan tingkat pengembalian investasi. ROE sendiri merupakan sebuah indicator paling mendasar saat kalian melakukan analisa fundamental. Ibaratnya, tiap keuntungan Rp 1000 maka akan menghasilkan untung bersih minimal 15% atau lebih dalam satu tahun. Tetapi, kalau kurang dari 15% maka artinya perusahaan itu tak menguntungkan.

2.Konsistensi Dividend dan Laba Rutin

Konsistensi dalam pemberian dividen adalah salah satu ciri – ciri dari perusahaan yang bagus untuk di jadikan sebagai investasi jangka panjang. Secara tak langsung, sebenarnya hal ini juga akan menunjukkan kalau saham itu cukup stabil dari sisi finansialnya.

Selain itu, memilih saham dengan kenaikan laba bersih adalah saham yang harus kalian pilih. Ini sangat penting dalam pemilihan saham untuk investasi jangka panjang. Biasanya laba yang di lihat adalah laba selama setahun sebelumnya serta di tahun yang sedang berjalan. Termasuk juga laporan laba rugi untuk perbandingannya.

Dari data itu, kalian bisa lihat tren pertumbuhan yang ada di perusahaan itu. Data ini nantinya juga akan di perlukan untuk analisa fundamental. Dengan melihat pendapatan dan laba perusahaan, maka kalian akan punya gambaran tentang perusahaan mana yang akan kalian pilih untuk investasi saham serta punya tren pertumbuhan yang bagus.

3.Kapitalisasi Pasar Besar 

Mempunyai saham dengan kapitalisasi pasar yang besar untuk investasi jangka panjang adalah hal yang sangat bagus. Jadi, kalian bisa memilihsaham lapis satu maupun lapis dua dengan nilai kapitalisasi yang lebih dari Rp 500 miliar. Hal ini setidaknya mengibaratkan saham itu menjanjikan untuk di jadikan sebagai investasi jangka panjang.

4.Kredibilitas dan Modal Bisnis Jelas

Saat mau membeli saham untuk investasi jangka panjang, ada baiknya kalian menghindari saham emiten dengan track record yang jelek atau bahkan sempat terlibat ke dalam suatu kasus yang buruk. Karena tentu saja ini bukan sinyal yang bagus.

Kalian harus lihat dulu bagaimana prospek dari bisnis suatu perusahaan itu ke depannya. Kalian juga harus tahu kea rah mana bisnis perusahaan itu bergerak agar kalian tak salah memilih perusahaan yang akan kalian percaya.

5.Pergerakannya Tak Liar

Kalian bisa juga memilih saham dengan pergerakan kurva atau pasar yang tak liar. Maksudnya adalah naik turunnya harga saham tak terlalu drastic serta bergerak dengan wajar. Jadi, bisa di bilang bahwa saham itu sering di transaksikan serta termasuk sebagai saham yang liquid. Saham yang seperti ini biasanya tak akan gampang di goreng oleh Bandar.

Itulah beberapa tips memilih saham untuk investasi jangka panjang yang bisa kalian lakukan. Hati – hati dalam memilih emiten ya! Semoga bermanfaat.

5 Tips Memilih Saham Untuk Jangka Panjang